Sahur yang banyak biar kuat menerima kenyataan

Sahur yang banyak biar kuat menerima kenyataan

Mie instan, bagi sebagian masyarakat Indonesia, mie instan adalah satu dari sekian deret makanan yang paling gemar dikonsumsi. Mie instan asli pabrikan Indonesia bahkan dianggap sebagai salah satu mie kualitas terbaik di dunia. Tersebar hingga ke seluruh Benua, dari mulai daratan Eropa, Amerika, hingga ke Afrika. Oleh sebab itu, tak aneh apabila mie instan amat digemari oleh mayoritas masyarakat Indonesia.

Kemudahan dan kecepatan penyajian mie instan pun menjadi alasan utama mengapa panganan ini digemari sebagai pengganti makanan pokok. Tak terkecuali di bulan Ramadhan ini. Namun nyatanya, pilihan terhadap mie instan sebagai panganan utama di kala bulan ramadhan terutama di waktu sahur tak bisa dibenarkan.

Mie instan pada dasarnya adalah makanan darurat, dalam kondisi darurat serba butuh kecepatan, makan mie instan menjadi solusi tepat. Namun jika dijadikan menu sahur, mie instan tak baik bagi tubuh. Mengapa demikian?

Sahur dengan mie instan yang banyak biar kuat menerima kenyataan

Move on juga butuh tenaga

Konsumsi masyarakat Indonesia terhadap mie instan cukup tinggi. Tak terkecuali di bulan Ramadan, khususnya saat sahur.

Banyak yang memilih mie instan lantaran praktis, sangat mudah dan cepat untuk disajikan. Namun tenyata, konsumsi mie instan membuat tubuh tak bertenaga saat berpuasa.

Menurut ahli gizi, mie instan itu bahan dasarnya tepung. Jadi sangat mudah dicerna, membuat kita akan cepat lapar kembali. Selain itu juga menggunakan bahan pengawet, tidak bagus untuk kesehatan.

Topic:

536 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *