Karena Panas terik, sebuah gelas berkeringat

Karena Panas terik, sebuah gelas berkeringat

Mungkin
ada sebagian orang yang menduga bahwa air dari dalam gelas dapat
menembus keluar. Jika dugaan ini benar, maka seharusnya bukan hanya
es teh saja yang airnya menembus keluar, melainkan juga teh panas.
Sayangnya, pada segelas teh panas, kita tidak melihat adanya air di
dinding gelas. Berarti jawabannya bukan karena air menembus gelas.

Karena Panas terik, sebuah gelas berkeringat

Udara yang ada di sekeliling gelas mengandung uap air. Ketika gelas diisi es, gelas menjadi dingin. Udara yang bersentuhan dengan gelas dingin ini akan turun suhunya. Uap air yang ada di udara pun ikut mendingin. Jika suhunya sudah cukup dingin, uap air ini akan mengembun membentuk tetes-tetes air di bagian luar gelas.

Sebagian
orang mungkin masih bersikeras menyatakan bahwa air memang bisa
menembus pori-pori gelas, namun hanya terjadi pada suhu air yang
dingin. Baiklah, baiklah, kita telusuri dugaan ini lebih jauh. Untuk
menguji benar-tidaknya dugaan ini, kita dapat membandingkan sifat
air antara yang berada di dalam gelas dan yang berada di luar gelas.
Warna air teh di dalam gelas adalah cokelat, namun ternyata warna air
di luar gelas adalah bening. Ini berarti bahwa air yang terdapat di
dinding gelas bukan berasal dari dalam gelas.

Fenomena tersebut dapat dibuktikan dengan cara mencampur zat pewarna dalam campuran air dengan es tersebut. Titik-titik air tersebut tetap berwarna bening dan tidak berwarna seperti pewarna. Hal tersebut menunjukkan bahwa titik-titik air tersebut tidak berasal dari dalam gelas. Udara yang ada di sekeliling gelas mengandung uap air. Ketika gelas diisi es, gelas menjadi dingin. Udara yang bersentuhan dengan gelas dingin ini akan turun suhunya. Uap air yang ada di udara pun ikut mendingin. Jika suhunya sudah cukup dingin, uap air ini akan mengembun membentuk tetes-tetes air di bagian luar gelas.

Topic:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *