Main Game di Jam Sekolah

Main Game di Jam Sekolah

Ada pula di antara mereka yang pergi ke war­net main game online, facebook, twitter dan ber­bagai media sosial lainnya. Celakanya, ada ju­ga di antara siswa itu cabut dan datang ke war­net untuk mengakses konten negatif. Mereka ma­in kucing-kucingan dengan para guru. Ada se­kolah yang gurunya aktif mengecek para sis­wa yang cabut itu ke warung-warung yang ada di sekitar sekolah. Terkadang sempat terjadi ke­jar-kejaran antara siswa dengan guru terse­but.

Persoalan di atas jamak terjadi di sekolah-se­kolah negeri dan swasta yang kualitasnya me­ne­ngah ke bawah. Sekolah yang cendrung men­jadi limpahan dari siswa-siswa yang tidak di­terima di sekolah favorit saat tahun ajaran ba­ru. Nyaris di setiap kota/kabupaten dijumpai per­soalan serupa, tidak terkecuali di Kota Pa­dang.

Main Game di Jam Sekolah

Main Game bareng Kepala Sekolah
Murid : Ayo bro, buruan cover gue
Guru : Disini kamu rupanya
Guru : Mana temen temenmu yang lain
Murid : Itu Pak
Guru : KEPALA SEKOLAH ?….
Belum semua sekolah (SLTP/SLTA) mampu menegakkan disiplin bagi sis­wanya. Sebagian sekolah masih ada sis­wanya yang tidak meng­ikuti proses belajar me­ngajar (PBM) dan berkeliaran di luar se­kolah saat jam pelajaran. Tindakan siswa itu bia­sa dikenal dengan sebutan ‘cabut’. Mereka ber­keliaran atau nongkrong di warung-warung yang tak terlalu jauh dari sekolah. Mereka ada yang ngobrol-ngobrol sambil merokok, main ga­­plek/domino, kartu ceki, catur dan sebagai­nya.

Topic:

965 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *